 Blog For Free!
Archives
Home
2005 May
2005 April
2005 March
2005 February
2005 January
2004 June
2004 May
2004 April
My Links
Jrod Roen.tblog
Jrod Abah.tblog
pembelajar.com
jilbab
andhiena.tblog
Dedi.multiply
apontyudi
Pengen Voucer HP
tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images
Sponsored
Blog
|
| Berikan Kepada Dunia Hal Terbaik Yang Anda Miliki |
| 05.19.05 (12:59 am) [edit] |
|
Tulisan kesebels dari sebelas tulisan
Adalah sulit untuk diperkirakan apa yang akan terjadi ketika anda memberikan hal terbaik yang anda miliki. Brangkali anda akan dihargai dan mendapat banyak dukungan. Tetapi memberikan yang terbaik juga bisa berakibat timbulnya reaksi kecemburuan dan persaingan. Anda mungkin akan dituduh memiliki motivasi egois tersembunyi; anda mungkin akan mendapatteman-teman palsu dan musuh yang sesungguhnya; mungkin anda akan dikalahkan oleh orang-orang kecil dengan pikiran picik; anda mungkin akan menyaksikan hancurnya apa yang telah anda bangun selama ini bertahun-tahun; anda mungkin akan diserang oleh orang-orang yang sedang anda bantu; anda mungkin akan dibiarkan menghadapi mereka sendirian.
Jangan pernah upakan bahwa anda adalah unik. Anda secara genetik adalah unik, dan anda adalah unik dalam kombinasi bakat dan pengalaman anda. Itu berarti anda memiliki sesuatu yang spesial untuk disumbangkan. Anda berikan kontribusi itu dengan mempersembahkan yang terbaik untuk dunia ini.
Jika anda tidak memberikan hal terbaik anda kepada dunia, apa yang anda berikan kepada dunia ini?
Inilah kehidupan yang anda hadapi. Pekerjaan anda akan menjadi soal bagaimana tanggapan dunia. Makna personal lahir dari memberikan yang terbaik kepada dunia, apapun bentuknya.
Berikan kepada dunia ini hal terbaik yang anda miliki dan anda akan hancur. Sekalipun demikian, berikan kepada dunia hal terbaik yang anda miliki.
TAMAT
|
|
|
| |
| tetap Membantu Meskipun Mendapat Caci-Maki |
| 05.19.05 (12:47 am) [edit] |
|
Tulisan kesepuluh dari sebelas tulisan
Sebagian besar kita, sekali waktu membutuhkan bantuan dalam suatu masalah tertentu. Kita perlu belajar bagaimana melakukan sesuatu, bagaimana menghadapi masalah, bagaimana mengatur waktu, uang dan kehidupan kita. Kita perlu bantuan dalam menjalin relasi, mengambil keputusan, ketika menghadapi dilema moral. Tidak seorangpun yang mengetahui semuanya -atau bisa melakukan semunya- sendirian. Menyadari bahwa kita membutuhkan bantuan dan tahu di mana harus mendapatkannya, adalah hal mendasar agar kita bisa bertahan hidup dan bahagia.
Beberapa orang yang membutuhkan bantuan tidak mengakui bahwa dia membutuhkannya. Mereka tidak ingin mengakui kelemahannya. Ada juga orang yang membutuhkan bantuan, dan ketika dibantu dia tidak menolaknya, tetapi tidak menyukainya. Mereka tidak ingin menjadi orang lemah atau bergantung; mereka tidak ingin terlihat lemah. Tidak seoranpun yang ingin demikian. Maka sekalipun kebutuhan mereka sangat jelas, ketika anda berusaha membantunya, mereka mungkin bereaksi negatif -atau bahkan menyerang anda karena anda telah berusaha membantunya.
Barangkali mereka sedang berjuang melawan kesombongan dirinya, self-image-nya sendiri. Mereka mungkin tidak mau mengakui bahwa mereka tidak mengetahui apa yang harus dikerjakan, atau bahwa semua itu bukan hal yang mereka inginkan, atau bahwa kehidupan yang ia alami adalah sesuatu yang tidak seharusnya terjadi.
Tentu saja, adalah mungkin kita memberikan bantuan yang salah, atau melakukannya secara keliru. Kita perlu membantu orang lain sedemikian rupa sehingga bisa tetap menjaga harga diri dan pilihannya. Kita perlu bersikap bijak dalam memastikan apakah mereka membutuhkan bantuan dan, jika ya, kita perlu belajar bantuan apa yang tepat. Jangan sampai kita bersikap merendahkan atau menguasai ketika kita tahu mereka membutuhkan bantuan kita. Beberapa orang yang saat itu membutuhkan bantuan, mungkin sebelumnya pernah berkhianat atau kecewa dan tidak ingin menghadapi resiko serupa untuk kedua kalinya. Barangkali mereka sangat lamban dalam membuka dan memberkan kepercayaannya kepada kita.
Jika anda ragu apakah orang itu sedang membutuhkan bantuan anda atau tidak, pikirkan hal-hal pokok. Orang membutuhkan maka, pakaian, perlindungan. Mereka membutuhkan teman. Mereka memerluka aktivitas yang bermakna. Dengan meneliti, bertanya dan mendengar, anda bisa mengidentifikasi kebutuhan dan belajar bagaimana cara terbaik untuk memberiknnya.
Di manapun anda berada, ada orang yang nyata-nyata membutuhkan bantuan. Jika anda membantu mereka dan mereka mencaci anda, cacian itu mungkin tidak ditujukan kepada anda. Barangkali mereka marah dengan kondisi yang ia hadapi, atau berusaha melawan perasaan lamah atau keberadaannya yang membutuhkan bantuan orang lain. Jangan biarkan cacian itu menghentikan langkah anda untuk membantunya. Orang lain pun telah banyak mambantu anda. Sekarang giliran anda. Nikmati makna mendalam yang lahir ketika anda membantu orang lain secara tepat dan meningkatkan kualitas kehidupan mereka.
Orang yang benar-benar membutuhkan bantuan anda mungkin mencaci anda jika anda membantunya. Sekalipun demikian, bantulah mereka.
Bersambung......
|
|
|
| |
| Tetaplah Membangun |
| 05.19.05 (12:42 am) [edit] |
|
Tulisn kesembilan dari sebelas tulisan
Apa yang anda bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam semalam. Sekalipun demikian, tetaplah membangun.
Ini terjadi setiap hari. Rumah habis terbakar. Bisnis mengalami kejatuhan. Nasib baik luput dari genggaman. Banjir menghanyutkan sebuah masyarakat. Gunung meletus menguburkan peradaban. Hari demi hari tragedi terjadi, dan hal-hal yang telah dibagun selama bertahun-tahun tiba-tiba hancur. Kita sangat menghargai bahwa demikian banyak orang yang merespon tragedi itu. Hati kita tercurah untuk mereka. Kita tahu bahwa perasaan sakit itu demikian mendalam.
Adalah sebuah kenyataan yang menyedihkan jika sesuatu yang telah anda bangun mengalami kehancuran sementara anda masih hidup. Anda mungkin kehilangan semuanya dalam semalam. Sekalipun keberadaannya melebihi kehidupan anda, pada akhirnya ia akan sirna.
Namun demikian, ia masih layak untuk dibangun lagi. Tindakan membangun ini membawa kenikmatan dan kepuasan.
Ketika kita membangun, kita merasa senang karena membuat sesuatu. Kebahagiaan itu tidak bergantung kepada keabadian. Kita tahu apa yang kita bangun akan sirna dalam sesaat. Teapi itu tidak merubah saat-saat yang indah. Kebahagiaan, makna dan kepuasan terletak pada aktivitas kita ketika membangun.
Untungnya, sebagian besar hal menghilang lebih lama. Michelangelo hidup lima ratus tahun yang lalu, tetapi lukisan Monalisanya tetap terjaga sampai saat ini. Piramida di Mesir yang dibangun 3000 tahun yang lalu serta candi-candi di Indonesia yang masih berdiri kokoh telah berumur ribuan tahun.
Jadi beberpa hal, baru sirna setelah berabad-abad, sebagian besar dari apa yang kita kerjakan tidak sirna sedemikian lama melebihi masa kehidupan kita. Dalam industri pengetahuan, apa yang kita sumbangkan akan segera digantikan oleh penemuan selanjutnya, kebenaran selanjutnya, inovasi teknologis selanjutnya. Tetapi tahun demi tahun, hanya beberapa warisan yang masih tersisa -dan kondisi bisa berubah secara dramatis dalam hitungan bulan ketimbang tahun. Kita memiliki moment kita saat ini. Jika itu semua bermakna, kita memiliki alasan untuk berbahagia.
Apa yang anda bangun selama bertahun-tahun mungkin akan sirna dalam semalam. Tetapi itu tidak merubah apa yang telah anda lakukan. Anda telah melakukan sesuatu yang bisa anda ingat dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan.
Tentu saja, adalah memuaskan ketika apa yang anda bangun bisa bertahan hingga masa yang akan datang. Tetapi jangan berhenti membangun karena mungkin ia tidak abadi. Kebahagiaan dan makna yang muncul ketika kita membangun akan kekal. Ia akan menjadi milik anda selamanya.
Apa yang anda bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam semalam. Sekalipun demikian, tetaplah membangun.
Bersambung......
|
|
|
| |
| Beri Dukungan Kepada Yang Lemah |
| 05.19.05 (12:36 am) [edit] |
|
Tulisn kedelapan dari sebelas tulisan
Kita simpatik dengan mereka yang lemah. Kita mengidentifikasikan diri dengan mereka. Kita senang dengan kisah di mana orang yang lemah berhasil meraih kemenangan melawan orang besar. Kita senang menyatakan hal itu.
Tetapi jika kita pertaruhkan adalah keluarga kita, karier kita atau reputasi kita, kita biasanya tidak berani mengambil resiko.
Orang besar dilawankan dengan orang lemah; dia kemungkinan akan kalah. Sekalipun demikian, orang yang lemah adalah benar, dan dalam hati, kita mendukungnya, mendukung orang lemah berarti berhadapan dengan resiko kegagalan, perselisihan, atau bahkan menjadi akhir bagi pekerjaan atau harapan promosi atau kesuksesan dalam berkarier. Dengan begitu, kita mencintai mereka yang lemah, tetapi kita cenderung mengikuti mereka yang kuat. Kita melompat ke kereta musik, kita melakukan apa yang memiliki reputasi. Kita tunduk. Kita tertidur. Dan kita berlalu.
Tidak setiap mereka yang lemah selalu benar, dan tidak setiap persoalan orang lemah itu penting. Tetapi sebagian memang demikian. Dari waktu ke waktu anda akan menemukan orang yang lemah yang memerlukan bantuan yang bisa anda berikan. Karena keberadaan diri anda, dan apa yang anda yakini, anda harus membantunya. Ketika anda melihat kembali akhir kehidupan anda, anda mungkin akan menyimpulkan bahwa berjuang untuk mereka yang lemah adalah salah satu hal yang paling bermakna yang pernah anda lakukan.
Orang senang dengan mereka yang lemah tetapi hanya mengikuti mereka yang kuat. Sekalipun demikian, beri dukungan kepada mereka yang lemah.
Bersambung ........
|
|
|
| |
| Berpikirlah Tentang Hal-Hal Yang Besar |
| 05.17.05 (1:07 am) [edit] |
|
Tulisan ketujuah dari sebelas tulisan
Dunia membutuhkan orang-orang yang besar, memiliki prinsib, teguh dan terbuka untuk berpikir dan berbuat dengan cara baru untuk menyelesaikan masalah dan memperbesar peluang dan kemungkinan. Dunia juga membutuhkan gagasan-gagasan besar, gagasan yang benar-benar akan menghasilkan sesuatu yang erbeda, gagasan yang akan menghasilkan perubahan besar, gagasan yang akan mendorong trejadinya pergeseran paradigma. Kita memiliki masalah-masalah besar, dan kita membutuhkan solusi-solusi besar. Kita membutuhkan orang-orang yang bisa melihat dunia secara lebih baik, dengan melampau status quo.
Tetapi orang-orang besar dengan ide-ide besar terancam oleh orang-orang kecil dengan pikiran sempit. 'Orang-orang kecil' bukan orang yang memiliki posisi rendah atau remeh, atau sedikit uang, atau pendidikan rendah. "Orang-orang kecil" seringkali adalah orang baik, seorang pekerja keras yang teguh dan memiliki komitmen terhadap organisasi, dan seorang teman yang baik bagi kawan dan koleganya. Apa yang menyebabkan seseorang menjadi 'orang kecil' adalah bahwa mereka melihat kehidupan dari sudut pandang yang sangat sempit. 'Orang kecil' tidak melihat dengan cara melampaui kehidupan sendiri, organisasinya sendiri, tempat dan waktunya sendiri. Dia biasanya menguasai rutinitas kehidupannya dan tidak ingin semuanya mengalami perubahan. Dengan demikian dia bergantung kepada cara berjalannya sesuatu yang telah ada, ketimbang alasan yang menyebabkan jalan itu ditempuh. 'Orang kecil' menginginkan segalanya pasti dan terkatagori. Dia tidak ingin membicarakan bagaimana segala sesuatu mungkin bisa lebih baik, karena kemudian segalanya akan berbeda, dan dia tidak ingin mencoba sesuatu yang baru. 'Orang kecil' sering melihat segala sesuatu melalui kekuatan dan kesenangannya sendiri, dan meyakini bahwa apa yang terbaik baginya adalah terbaik bagi keluarga dan organisasi atau komunitasnya. Kehidupan orang-orang kecil mungkin tidak lebih besar dari keinginan, kebutuhan dan ketakutan-ketakutan sesaat. Satu hal yang pasti: oragn kecil dengan gagasan sempit tidak akan membawa kita kepada tingkat prestasi baru atau peningkatan kualitas hidup.
Selama ratusan tahun, dunia ini lebih diisi oleh orang-orang kecil ketimbang orang-orang besar. Mereka ada dimana-mana, disetiap level masyarakat, di setiap bisnis dan pemerintahan dan organisasi non-profit. Disamping mereka berada, mereka melakuka ntindakan terbaiknya dengan mematikan orang-orang besar yang memiliki pandangan, impian dan perspektif yang hebat.
Ini menyedihkan, sebab kita semua, termasuk orang-orang kecil, pada akhirnya memperoleh manfaat dar gagasan-gagasan besar. Kita semua mendapatkan manfaat ketika persoalan-persoalan diselesaikan, kebuntuan bisa teratasi, produk-produk baru ditemukan, dan jalan kehidupan baru trbangun. Setiap orang memperoleh manfaat ketika sebuah visi besar, impian hebat atau perspektif yang cemerlang membuka peluang-peluang baru dan membawa kepada realitas baru yang diinginkan. Tetapi orang-orang kecil tidak bisa melihat kebaikan yang lebih besar yang mungkin akan datang; mereka teringat dengan kebaikan yang lebih kecilyang sekarang mereka miliki.
Jelas, beberapa ide besar juga berakibat timbulnya kegagalan yang besar. Beberapa pandangan yang hebat menimbulkan kegagalan yang berjangka lama. Tetapi seringkali kita tidak tahu apa yang akan terjadi kecuali setelah kita mencobanya -sebuah percobaan yang jujur, upaya yang cerdas dengan dibarengi waktu dan sumber yang memadai, bukan dengan upaya yang dipenuhi keengganan dan tanpa semangat.visi yang hebat menjadi perhatian orang-orang besar, mereka yang siap menghadapi tantangan, siap untuk belajar dan berkembang dan meningkatkan kemampuannya. Orang ingin membuat perubahan: orang membutuhkan sesuatu alasan untuk berharap, tujuan yang dicapai. Ide-ide kecil tidak bisa menghasilkan sesuatu yang terbaik. Hanya ide-ide besar yang bisa melakukannya. Gagasan-gagasan besar telah mengukuhkan kebebasan, menjaga kehidupan, melindungi lingkungan alam, memberikan layanan baru, menciptakan pekerjaan, dan membangun kemunitas. Gagasan-gagasan besar meningkatkan kualitas kehidupan bagi ratusan juta orang.
Memiliki gagasan besar -sebuah impian- akan membuat hidup anda lebih bremakna. Ia akan membuat anda memiliki fokus dan arah. Ia akan membuat anda memiliki sesuatu yang hendak anda perjuangkan. Jika gagasan besar anda dihancurkan, bangkitkan kembali dan kembalilah bergerak. Setiap langkah menuju terwujudnya impian anda, akan memberikan makna dan kepuasan kepada anda.
Orang-orang besar dengan gagasan-gagasan cemerlang bisa dikalahkan oleh orang-orang yang kecil dengan pikiran yang kerdil. Sekalipun demikian, berpikirlah tentang hal-hal yang besar.
Bersambung.........
|
|
|
| |
| Berbuatlah Jujur dan Terus Terang |
| 05.17.05 (1:02 am) [edit] |
|
Tulisan keenam dari sebelas tulisan
Ketika kita jujur dan terus terang satu sama lain, kita bisa membangun hubungan yang kokoh. Kita tahu dimana kita berdiri. Kita tahu bagaimana kita memenuhi kebutuhan satu sama lain, dan bagaimana mewujudkan mimpi satu sama lain. Tanpa itu, kita melakukan kesalahan dan secara tidak bertujuan merusak diri kita dan orang lain.
Salah satu persoalan penting dalam kehidupan adalah kepercayaan. Anda tidak dapat membangun kepercayaan dengan menyembunyikan perasaan anda, pikiran anda, harapan anda dan kekuatan anda. Anda membangun kepercayaan dengan saling berbagi, bersikap jujur dan terus terang. Membangun kepercayaan adalah sesuatu yang harus anda lekukan jika anda ingin mewujudkan keluarga, relasi, tim dan komunitas yang sukses.
Adalah penting untuk bersikap bijak. Ada saat yang tepat dan tidak untuk mengemukakan sesuatu hal tertentu, dan sesuatu tidak harus dikatakan semuanya. Kepercayaan diri adalah bagian dari relasi yang saling percaya. Beberapa hal adalah tepat untuk dibagi dengan satu orang, atau hanya dengan beberapa orang.tetapi kearifan dan kepercayaan diri tidak akan menghambat anda untuk bersikap jujur dan terus terang disebagian besar keseharian anda.
Tentu saja, bersikap jujur dan terus terang membuat anda menghadapi resiko. Anda memperlihat tangan anda. Ini berarti lebih mudah bagi orang lain memahami bagaimana menyerang anda. Ketika anda melepaskan pertahanan anda, anda diekspos.
Tetapi pengambilan resiko semacam ini adalah hal yang baik. Ketika anda menghadapi resiko, adalah lebih mudah menjalani hubungan dengan orang lain, untuk mengenali mereka, dan belajar dari mereka. Dan mereka akan lebih muda berhubungan dengan anda.
Kejujuran dan keterusterangan menjadikan anda menghadapi resiko. Sekalipun demikian, berbuatlah jujur dan terus terang.
Bersambung.....
|
|
|
| |
| Tetap Lakukan Kebaikan |
| 05.17.05 (12:53 am) [edit] |
|
Tulisan kelima dari sebelas tulisan
Ketika anda melakukan sesuatu yang benar dan baik, anda akan tahu, dan anda akan ingat.
Ya, beberapa hal baik yang abda kerjakan akan diakui, tetapi karya yang baik yang diakui sering kail jua akan dilupakan. Apa yang penting bukan apakah orang lain akan mengingatnya atau tidak. Apa yang penting adalah siapakah anda sebagai seorang pribadi. Bagaimana andsa hidup secara otentik dan baik, andsa tidsak akan kuatir apakah orang lain tahu atau mengingatnya atau tidak.
Itulah sebabnya mengapa kebaikan yang andsa lakukan bisa tidsak dikenal. Cukup lakukan kebaikan, itu asja. Cukup anda tahu bahwa anda telah membantu seseorang.
Banyak di anatara hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk orang lain ternyata hanya sedikit membawa senyum atau meningkatkan semangat ketika kita melewati kehidupan sehari-hari. Kadsang, melakukan kebaikan berarti berkaitan degnan kesabaran dan ketidakbijakan.
Karena itu, luangkan waktu untuk tersenyum; bantu orang lain untuk membawa barangnya ke bangunan; jadilah orang pertama yang melakukan kebajikan, bersegera memberikan sumbangan kepada orang yang membutuhkan. Barangkali tidsak adsa seorangpun yang memperhatikan anda, dan mereka yang memperhatikan mungkin tidak akan mengingatnya. Tapi andsa akan membuat kehidupan mereka lebih bahagia dengan cara sederhana.
Lakukan kebaikan karena kebaikan itu sendiri. Lakukan kebaikan karena ia adsalah bagian dari kedirian anda, bagian dsari kualitas kehidupan. Kebaikan yang andsa lakukan akan menjadi sumber makna personal bagi anda, sekalipun tidakseorangpun yang tahu atau jika mereka tahu, mereka akan melupakannya.
Kebaikan yang anda lakukan hari ini akan dilupakan keesokan harinya. Sekalipun demikian, tetap lakukan kebaikan.
Bersambung......
|
|
|
| |
| Tetap Raih Kesuksesan |
| 05.17.05 (12:38 am) [edit] |
|
Tulisan keempat dari sebelas tulisan
Orang-orang yang meraih kesuksesan bisa belajar bahwa mereka memiliki teman-teman personal dan teman-teman posisional. Teman personal adalah teman yang selalu bersama anda, baik dalam kondisi susah atau senang, keadaan kaya ataupun miskin, dalam posisi yang tinggi atau rendah, atau tanpa posisi. Teman personal benar-benar memiliki kepedulian terhadap anda, menolong anda dan menikmati berkerjasama dengan anda.
Teman posisional adalah teman disebabkan oleh posisi kekuasaan dan pengaruh yang anda miliki. Dia adalah teman terakhir bagi anda dan menjadi teman baru bagi orang yang menggantikan posisi anda selanjutnya. Teman ini baik untuk urusan bisnis. Pertemanan ini membawa kepada kerjasama yang bermanfaa bagi anda dan teman posisional anda. Tidak ada yang salah dengan semua ini. Anda hanya perlu ingat agar jangan mengacaukan teman posisional dengan teman personal. Teman posisional bukan teman "yang sesungguhnya" dalam pengertian lazimnya kata-kata itu.
Tentunya juga ada teman yang benar-benar palsu, yang ingin memanfaatkan anda dan posisi anda untuk kepentingan mereka sendiri. Berbeda dengan teman posisional yang ingin mempertahankan hubungn baik selama anda menduduki posisi anda, teman-temen palsu hanya berpura-pura, menunggu momen yang tepat untuk memanfaatkan anda dan kemudian pergi.
Bahkan yang lebih buruk, ketika anda meraih kesuksesan, anda akan mendapatkan musuh yang sesungguhnya. Orang lain menginginkan kesuksesan seperti yang sekarang anda raih. Orang lain merasa kalah ketika anda menang. Orang lain tidak ingin bintang anda muncul karena mereka melihat diri mereka sebagai saingan anda. Orang sakit hati ketika orang lain meraih kesuksesan dan mencari cara bagiamana menyerang atau paling tidak mengusik kesuksesan itu. Semakin tinggi posisi anda dalam organisasi atau lapangan pekerjaan, anda akan semakin menjadi target.
Ada beberapa cara sederhana untuk menghadapi musuh-musuh itu. Pertama, jangan tanggapi perilaku mereka secara personal. Orang-orang yang menyerang anda barangkali sedang menghadapi ketidakbahagiaan karena jalan hidupnya mengalami perubahan. Mereka merasa sedih, dan mereka menganggap anda bertanggungjawab atas semua ini. Anda barangkali tidak lebih sebagai simbul bagi mereka, sebuah target yang ada yang bisa dilawan. Serangan itu sesungguhnya tidak diarah kepada diri anda -tetapi mereka. Jangan anda menanggapinya secara personal. Anda harus menghadapinya dengan sabar dan tenang.
Kedua, ketika orang lain memandang anda sebagai musuh, anda tidak perlu memandang mereka sebagai musuh anda, beberapa orang menyerang anda karena mereka menginginkan lebih banyak perhatian, dan melakukan serangan adalah salah satu cara untuk mendapatkannya. Yang lainnya menyerang karena mereka sangat fanatik dengan keyakinan mereka dan merasa gelisah karena anda tidak melihat segala sesuatu seperti cara mereka melihatnya.
Tetaplah berpikiran terbuka, perlakukan mereka yang menyerang anda dengan bersahabat, dengarkan apa yang mereka katakan, dan berikan perhatian anda di mana pun itu lauak diberikan. Anda mungkin bisa mempelajari sesuatu. Lebih lanjut, jika anda tidak memperlakukan mereka sebagai musuh anda, anda mempermudah mereka untuk menjadi teman dan kawan anda.
Terakhir, hargai keluarga dan teman-teman lama anda, orang-orang yang menyertai pekerjaan dan kesedihan anda sebelum anda meraih kesuksesan. Keluarga anda mencintai anda karena keberadaan anda, dan teman-teman lama anda tidak menjadi teman anda karena kekuasaan dan posisi anda. Pada umumnya anda memiliki sesuatu yang menjadikan persahabatan anda sebagai persahabatan sejati.
Jalinlah teman baru, tetapi jangan abaikan teman lama. Teman baru adalah perak, teman lama adalah emas. Ketika anda menjalani hidup, ketika anda meraih kesuksesan, teman-teman lama anda akan lebih berarti bagi anda. Anda juga akan memiliki kesempatan untuk menjalin teman yang sesungguhnya, 'perak' baru yang suatu saat akan menjadi emas.
Bekerja keras,dengan visi dan keterampilan. Jangan anda lari dari kesuksesan. Ketika serangan datang, perlakukan mereka yang menyerang anda dengan kesabaran dan kasih sayang, dan perlakukan musuh sebagai kawan dan teman potensial. Yang paling penting, pastika anda tetap dekat dengan teman-teman anda sesungguhnya.
Jika anda melakukan semua ini, anda akan mendapatkan makna personal tidak peduli berapa banyak teman-teman palsu atau musuh-musuh nyata yang mengetuk pintu anda.
Jika anda meraih kesuksesan, anda akan menemukan teman-teman palsu dan musuh yang sejati. Sekalipun demikian, raihlah kesuksesan.
bersambung......
|
|
|
| |
|
Free Counter
|