Warna Hidup


Blog For Free!


Archives
Home
2005 May
2005 April
2005 March
2005 February
2005 January
2004 June
2004 May
2004 April

My Links
Jrod Roen.tblog
Jrod Abah.tblog
pembelajar.com
jilbab
andhiena.tblog
Dedi.multiply
apontyudi
Pengen Voucer HP

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog




Berikan Kepada Dunia Hal Terbaik Yang Anda Miliki
05.19.05 (12:59 am)   [edit]

Tulisan kesebels dari sebelas tulisan


Adalah sulit untuk diperkirakan apa yang akan terjadi ketika anda memberikan hal terbaik yang anda miliki. Brangkali anda akan dihargai dan mendapat banyak dukungan. Tetapi memberikan yang terbaik juga bisa berakibat timbulnya reaksi kecemburuan dan persaingan. Anda mungkin akan dituduh memiliki motivasi egois tersembunyi; anda mungkin akan mendapatteman-teman palsu dan musuh yang sesungguhnya; mungkin anda akan dikalahkan oleh orang-orang kecil dengan pikiran picik; anda mungkin akan menyaksikan hancurnya apa yang telah anda bangun selama ini bertahun-tahun; anda mungkin akan diserang oleh orang-orang yang sedang anda bantu; anda mungkin akan dibiarkan menghadapi mereka sendirian.


Jangan pernah upakan bahwa anda adalah unik. Anda secara genetik adalah unik, dan anda adalah unik dalam kombinasi bakat dan pengalaman anda. Itu berarti anda memiliki sesuatu yang spesial untuk disumbangkan. Anda berikan kontribusi itu dengan mempersembahkan yang terbaik untuk dunia ini.


Jika anda tidak memberikan hal terbaik anda kepada dunia, apa yang anda berikan kepada dunia ini?


Inilah kehidupan yang anda hadapi. Pekerjaan anda akan menjadi soal bagaimana tanggapan dunia. Makna personal lahir dari memberikan yang terbaik kepada dunia, apapun bentuknya.


Berikan kepada dunia ini hal terbaik yang anda miliki dan anda akan hancur. Sekalipun demikian, berikan kepada dunia hal terbaik yang anda miliki.


TAMAT

 
tetap Membantu Meskipun Mendapat Caci-Maki
05.19.05 (12:47 am)   [edit]

Tulisan kesepuluh dari sebelas tulisan


Sebagian besar kita, sekali waktu membutuhkan bantuan dalam suatu masalah tertentu. Kita perlu belajar bagaimana melakukan sesuatu, bagaimana menghadapi masalah, bagaimana mengatur waktu, uang dan kehidupan kita. Kita perlu bantuan dalam menjalin relasi, mengambil keputusan, ketika menghadapi dilema moral. Tidak seorangpun yang mengetahui semuanya -atau bisa melakukan semunya- sendirian. Menyadari bahwa kita membutuhkan bantuan dan tahu di mana harus mendapatkannya, adalah hal mendasar agar kita bisa bertahan hidup dan bahagia.


Beberapa orang yang membutuhkan bantuan tidak mengakui bahwa dia membutuhkannya. Mereka tidak ingin mengakui kelemahannya. Ada juga orang yang membutuhkan bantuan, dan ketika dibantu dia tidak menolaknya, tetapi tidak menyukainya. Mereka tidak ingin menjadi orang lemah atau bergantung; mereka tidak ingin terlihat lemah. Tidak seoranpun yang ingin demikian. Maka sekalipun kebutuhan mereka sangat jelas, ketika anda berusaha membantunya, mereka mungkin bereaksi negatif -atau bahkan menyerang anda karena anda telah berusaha membantunya.


Barangkali mereka sedang berjuang melawan kesombongan dirinya, self-image-nya sendiri. Mereka mungkin tidak mau mengakui bahwa mereka tidak mengetahui apa yang harus dikerjakan, atau bahwa semua itu bukan hal yang mereka inginkan, atau bahwa kehidupan yang ia alami adalah sesuatu yang tidak seharusnya terjadi.


Tentu saja, adalah mungkin kita memberikan bantuan yang salah, atau melakukannya secara keliru. Kita perlu membantu orang lain sedemikian rupa sehingga bisa tetap menjaga harga diri dan pilihannya. Kita perlu bersikap bijak dalam memastikan apakah mereka membutuhkan bantuan dan, jika ya, kita perlu belajar bantuan apa yang tepat. Jangan sampai kita bersikap merendahkan atau menguasai ketika kita tahu mereka membutuhkan bantuan kita. Beberapa orang yang saat itu membutuhkan bantuan, mungkin sebelumnya pernah berkhianat atau kecewa dan tidak ingin menghadapi resiko serupa untuk kedua kalinya. Barangkali mereka sangat lamban dalam membuka dan memberkan kepercayaannya kepada kita.


Jika anda ragu apakah orang itu sedang membutuhkan bantuan anda atau tidak, pikirkan hal-hal pokok. Orang membutuhkan maka, pakaian, perlindungan. Mereka membutuhkan teman. Mereka memerluka aktivitas yang bermakna. Dengan meneliti, bertanya dan mendengar, anda bisa mengidentifikasi kebutuhan dan belajar bagaimana cara terbaik untuk memberiknnya.


Di manapun anda berada, ada orang yang nyata-nyata membutuhkan bantuan. Jika anda membantu mereka dan mereka mencaci anda, cacian itu mungkin tidak ditujukan kepada anda. Barangkali mereka marah dengan kondisi yang ia hadapi, atau berusaha melawan perasaan lamah atau keberadaannya yang membutuhkan bantuan orang lain. Jangan biarkan cacian itu menghentikan langkah anda untuk membantunya. Orang lain pun telah banyak mambantu anda. Sekarang giliran anda. Nikmati makna mendalam yang lahir ketika anda membantu orang lain secara tepat dan meningkatkan kualitas kehidupan mereka.


Orang yang benar-benar membutuhkan bantuan anda mungkin mencaci anda jika anda membantunya. Sekalipun demikian, bantulah mereka.


Bersambung......

 
Tetaplah Membangun
05.19.05 (12:42 am)   [edit]

Tulisn kesembilan dari sebelas tulisan


Apa yang anda bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam semalam. Sekalipun demikian, tetaplah membangun.


Ini terjadi setiap hari. Rumah habis terbakar. Bisnis mengalami kejatuhan. Nasib baik luput dari genggaman. Banjir menghanyutkan sebuah masyarakat. Gunung meletus menguburkan peradaban. Hari demi hari tragedi terjadi, dan hal-hal yang telah dibagun selama bertahun-tahun tiba-tiba hancur. Kita sangat menghargai bahwa demikian banyak orang yang merespon tragedi itu. Hati kita tercurah untuk mereka. Kita tahu bahwa perasaan sakit itu demikian mendalam.


Adalah sebuah kenyataan yang menyedihkan jika sesuatu yang telah anda bangun mengalami kehancuran sementara anda masih hidup. Anda mungkin kehilangan semuanya dalam semalam. Sekalipun keberadaannya melebihi kehidupan anda, pada akhirnya ia akan sirna.


Namun demikian, ia masih layak untuk dibangun lagi. Tindakan membangun ini membawa kenikmatan dan kepuasan.


Ketika kita membangun, kita merasa senang karena membuat sesuatu. Kebahagiaan itu tidak bergantung kepada keabadian. Kita tahu apa yang kita bangun akan sirna dalam sesaat. Teapi itu tidak merubah saat-saat yang indah. Kebahagiaan, makna dan kepuasan terletak pada aktivitas kita ketika membangun.


Untungnya, sebagian besar hal menghilang lebih lama. Michelangelo hidup lima ratus tahun yang lalu, tetapi lukisan Monalisanya tetap terjaga sampai saat ini. Piramida di Mesir yang dibangun 3000 tahun yang lalu serta candi-candi di Indonesia yang masih berdiri kokoh telah berumur ribuan tahun.


Jadi beberpa hal, baru sirna setelah berabad-abad, sebagian besar dari apa yang kita kerjakan tidak sirna sedemikian lama melebihi masa kehidupan kita. Dalam industri pengetahuan, apa yang kita sumbangkan akan segera digantikan oleh penemuan selanjutnya, kebenaran selanjutnya, inovasi teknologis selanjutnya. Tetapi tahun demi tahun, hanya beberapa warisan yang masih tersisa -dan kondisi bisa berubah secara dramatis dalam hitungan bulan ketimbang tahun. Kita memiliki moment kita saat ini. Jika itu semua bermakna, kita memiliki alasan untuk berbahagia.


Apa yang anda bangun selama bertahun-tahun mungkin akan sirna dalam semalam. Tetapi itu tidak merubah apa yang telah anda lakukan. Anda telah melakukan sesuatu yang bisa anda ingat dengan penuh kebanggaan dan kebahagiaan.


Tentu saja, adalah memuaskan ketika apa yang anda bangun bisa bertahan hingga masa yang akan datang. Tetapi jangan berhenti membangun karena mungkin ia tidak abadi. Kebahagiaan dan makna yang muncul ketika kita membangun akan kekal. Ia akan menjadi milik anda selamanya.


Apa yang anda bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam semalam. Sekalipun demikian, tetaplah membangun.


Bersambung......

 
Beri Dukungan Kepada Yang Lemah
05.19.05 (12:36 am)   [edit]

Tulisn kedelapan dari sebelas tulisan


Kita simpatik dengan mereka yang lemah. Kita mengidentifikasikan diri dengan mereka. Kita senang dengan kisah di mana orang yang lemah berhasil meraih kemenangan melawan orang besar. Kita senang menyatakan hal itu.


Tetapi jika kita pertaruhkan adalah keluarga kita, karier kita atau reputasi kita, kita biasanya tidak berani mengambil resiko.


Orang besar dilawankan dengan orang lemah; dia kemungkinan akan kalah. Sekalipun demikian, orang yang lemah adalah benar, dan dalam hati, kita mendukungnya, mendukung orang lemah berarti berhadapan dengan resiko kegagalan, perselisihan, atau bahkan menjadi akhir bagi pekerjaan atau harapan promosi atau kesuksesan dalam berkarier. Dengan begitu, kita mencintai mereka yang lemah, tetapi kita cenderung mengikuti mereka yang kuat. Kita melompat ke kereta musik, kita melakukan apa yang memiliki reputasi. Kita tunduk. Kita tertidur. Dan kita berlalu.


Tidak setiap mereka yang lemah selalu benar, dan tidak setiap persoalan orang lemah itu penting. Tetapi sebagian memang demikian. Dari waktu ke waktu anda akan menemukan orang yang lemah yang memerlukan bantuan yang bisa anda berikan. Karena keberadaan diri anda, dan apa yang anda yakini, anda harus membantunya. Ketika anda melihat kembali akhir kehidupan anda, anda mungkin akan menyimpulkan bahwa berjuang untuk mereka yang lemah adalah salah satu hal yang paling bermakna yang pernah anda lakukan.


Orang senang dengan mereka yang lemah tetapi hanya mengikuti mereka yang kuat. Sekalipun demikian, beri dukungan kepada mereka yang lemah.


Bersambung ........

 
Berpikirlah Tentang Hal-Hal Yang Besar
05.17.05 (1:07 am)   [edit]

Tulisan ketujuah dari sebelas tulisan


Dunia membutuhkan orang-orang yang besar, memiliki prinsib, teguh dan terbuka untuk berpikir dan berbuat dengan cara baru untuk menyelesaikan masalah dan memperbesar peluang dan kemungkinan. Dunia juga membutuhkan gagasan-gagasan besar, gagasan yang benar-benar akan menghasilkan sesuatu yang erbeda, gagasan yang akan menghasilkan perubahan besar, gagasan yang akan mendorong trejadinya pergeseran paradigma. Kita memiliki masalah-masalah besar, dan kita membutuhkan solusi-solusi besar. Kita membutuhkan orang-orang yang bisa melihat dunia secara lebih baik, dengan melampau status quo.


Tetapi orang-orang besar dengan ide-ide besar terancam oleh orang-orang kecil dengan pikiran sempit. 'Orang-orang kecil' bukan orang yang memiliki posisi rendah atau remeh, atau sedikit uang, atau pendidikan rendah. "Orang-orang kecil" seringkali adalah orang baik, seorang pekerja keras yang teguh dan memiliki komitmen terhadap organisasi, dan seorang teman yang baik bagi kawan dan koleganya. Apa yang menyebabkan seseorang menjadi 'orang kecil' adalah bahwa mereka melihat kehidupan dari sudut pandang yang sangat sempit. 'Orang kecil' tidak melihat dengan cara melampaui kehidupan sendiri, organisasinya sendiri, tempat dan waktunya sendiri. Dia biasanya menguasai rutinitas kehidupannya dan tidak ingin semuanya mengalami perubahan. Dengan demikian dia bergantung kepada cara berjalannya sesuatu yang telah ada, ketimbang alasan yang menyebabkan jalan itu ditempuh. 'Orang kecil' menginginkan segalanya pasti dan terkatagori. Dia tidak ingin membicarakan bagaimana segala sesuatu mungkin bisa lebih baik, karena kemudian segalanya akan berbeda, dan dia tidak ingin mencoba sesuatu yang baru. 'Orang kecil' sering melihat segala sesuatu melalui kekuatan dan kesenangannya sendiri, dan meyakini bahwa apa yang terbaik baginya adalah terbaik bagi keluarga dan organisasi atau komunitasnya. Kehidupan orang-orang kecil mungkin tidak lebih besar dari keinginan, kebutuhan dan ketakutan-ketakutan sesaat. Satu hal yang pasti: oragn kecil dengan gagasan sempit tidak akan membawa kita kepada tingkat prestasi baru atau peningkatan kualitas hidup.


Selama ratusan tahun, dunia ini lebih diisi oleh orang-orang kecil ketimbang orang-orang besar. Mereka ada dimana-mana, disetiap level masyarakat, di setiap bisnis dan pemerintahan dan organisasi non-profit. Disamping mereka berada, mereka melakuka ntindakan terbaiknya dengan mematikan orang-orang besar yang memiliki pandangan, impian dan perspektif yang hebat.


Ini menyedihkan, sebab kita semua, termasuk orang-orang kecil, pada akhirnya memperoleh manfaat dar gagasan-gagasan besar. Kita semua mendapatkan manfaat ketika persoalan-persoalan diselesaikan, kebuntuan bisa teratasi, produk-produk baru ditemukan, dan jalan kehidupan baru trbangun. Setiap orang memperoleh manfaat ketika sebuah visi besar, impian hebat atau perspektif yang cemerlang membuka peluang-peluang baru dan membawa kepada realitas baru yang diinginkan. Tetapi orang-orang kecil tidak bisa melihat kebaikan yang lebih besar yang mungkin akan datang; mereka teringat dengan kebaikan yang lebih kecilyang sekarang mereka miliki.


Jelas, beberapa ide besar juga berakibat timbulnya kegagalan yang besar. Beberapa pandangan yang hebat menimbulkan kegagalan yang berjangka lama. Tetapi seringkali kita tidak tahu apa yang akan terjadi kecuali setelah kita mencobanya -sebuah percobaan yang jujur, upaya yang cerdas dengan dibarengi waktu dan sumber yang memadai, bukan dengan upaya yang dipenuhi keengganan dan tanpa semangat.visi yang hebat menjadi perhatian orang-orang besar, mereka yang siap menghadapi tantangan, siap untuk belajar dan berkembang dan meningkatkan kemampuannya. Orang ingin membuat perubahan: orang membutuhkan sesuatu alasan untuk berharap, tujuan yang dicapai. Ide-ide kecil tidak bisa menghasilkan sesuatu yang terbaik. Hanya ide-ide besar yang bisa melakukannya.
Gagasan-gagasan besar telah mengukuhkan kebebasan, menjaga kehidupan, melindungi lingkungan alam, memberikan layanan baru, menciptakan pekerjaan, dan membangun kemunitas. Gagasan-gagasan besar meningkatkan kualitas kehidupan bagi ratusan juta orang.


Memiliki gagasan besar -sebuah impian- akan membuat hidup anda lebih bremakna. Ia akan membuat anda memiliki fokus dan arah. Ia akan membuat anda memiliki sesuatu yang hendak anda perjuangkan. Jika gagasan besar anda dihancurkan, bangkitkan kembali dan kembalilah bergerak. Setiap langkah menuju terwujudnya impian anda, akan memberikan makna dan kepuasan kepada anda.


Orang-orang besar dengan gagasan-gagasan cemerlang bisa dikalahkan oleh orang-orang yang kecil dengan pikiran yang kerdil. Sekalipun demikian, berpikirlah tentang hal-hal yang besar.


Bersambung.........

 
Berbuatlah Jujur dan Terus Terang
05.17.05 (1:02 am)   [edit]

Tulisan keenam dari sebelas tulisan


Ketika kita jujur dan terus terang satu sama lain, kita bisa membangun hubungan yang kokoh. Kita tahu dimana kita berdiri. Kita tahu bagaimana kita memenuhi kebutuhan satu sama lain, dan bagaimana mewujudkan mimpi satu sama lain. Tanpa itu, kita melakukan kesalahan dan secara tidak bertujuan merusak diri kita dan orang lain.


Salah satu persoalan penting dalam kehidupan adalah kepercayaan. Anda tidak dapat membangun kepercayaan dengan menyembunyikan perasaan anda, pikiran anda, harapan anda dan kekuatan anda. Anda membangun kepercayaan dengan saling berbagi, bersikap jujur dan terus terang. Membangun kepercayaan adalah sesuatu yang harus anda lekukan jika anda ingin mewujudkan keluarga, relasi, tim dan komunitas yang sukses.


Adalah penting untuk bersikap bijak. Ada saat yang tepat dan tidak untuk mengemukakan sesuatu hal tertentu, dan sesuatu tidak harus dikatakan semuanya. Kepercayaan diri adalah bagian dari relasi yang saling percaya. Beberapa hal adalah tepat untuk dibagi dengan satu orang, atau hanya dengan beberapa orang.tetapi kearifan dan kepercayaan diri tidak akan menghambat anda untuk bersikap jujur dan terus terang disebagian besar keseharian anda.


Tentu saja, bersikap jujur dan terus terang membuat anda menghadapi resiko. Anda memperlihat tangan anda. Ini berarti lebih mudah bagi orang lain memahami bagaimana menyerang anda. Ketika anda melepaskan pertahanan anda, anda diekspos.


Tetapi pengambilan resiko semacam ini adalah hal yang baik. Ketika anda menghadapi resiko, adalah lebih mudah menjalani hubungan dengan orang lain, untuk mengenali mereka, dan belajar dari mereka. Dan mereka akan lebih muda berhubungan dengan anda.


Kejujuran dan keterusterangan menjadikan anda menghadapi resiko. Sekalipun demikian, berbuatlah jujur dan terus terang.


Bersambung.....

 
Tetap Lakukan Kebaikan
05.17.05 (12:53 am)   [edit]

Tulisan kelima dari sebelas tulisan


Ketika anda melakukan sesuatu yang benar dan baik, anda akan tahu, dan anda akan ingat.


Ya, beberapa hal baik yang abda kerjakan akan diakui, tetapi karya yang baik yang diakui sering kail jua akan dilupakan. Apa yang penting bukan apakah orang lain akan mengingatnya atau tidak. Apa yang penting adalah siapakah anda sebagai seorang pribadi. Bagaimana andsa hidup secara otentik dan baik, andsa tidsak akan kuatir apakah orang lain tahu atau mengingatnya atau tidak.


Itulah sebabnya mengapa kebaikan yang andsa lakukan bisa tidsak dikenal. Cukup lakukan kebaikan, itu asja. Cukup anda tahu bahwa anda telah membantu seseorang.


Banyak di anatara hal terbaik yang bisa kita lakukan untuk orang lain ternyata hanya sedikit membawa senyum atau meningkatkan semangat ketika kita melewati kehidupan sehari-hari. Kadsang, melakukan kebaikan berarti berkaitan degnan kesabaran dan ketidakbijakan.


Karena itu, luangkan waktu untuk tersenyum; bantu orang lain untuk membawa barangnya ke bangunan; jadilah orang pertama yang melakukan kebajikan, bersegera memberikan sumbangan kepada orang yang membutuhkan. Barangkali tidsak adsa seorangpun yang memperhatikan anda, dan mereka yang memperhatikan mungkin tidak akan mengingatnya. Tapi andsa akan membuat kehidupan mereka lebih bahagia dengan cara sederhana.


Lakukan kebaikan karena kebaikan itu sendiri. Lakukan kebaikan karena ia adsalah bagian dari kedirian anda, bagian dsari kualitas kehidupan. Kebaikan yang andsa lakukan akan menjadi sumber makna personal bagi anda, sekalipun tidakseorangpun yang tahu atau jika mereka tahu, mereka akan melupakannya.


Kebaikan yang anda lakukan hari ini akan dilupakan keesokan harinya. Sekalipun demikian, tetap lakukan kebaikan.


Bersambung......

 
Tetap Raih Kesuksesan
05.17.05 (12:38 am)   [edit]

Tulisan keempat dari sebelas tulisan


Orang-orang yang meraih kesuksesan bisa belajar bahwa mereka memiliki teman-teman personal dan teman-teman posisional. Teman personal adalah teman yang selalu bersama anda, baik dalam kondisi susah atau senang, keadaan kaya ataupun miskin, dalam posisi yang tinggi atau rendah, atau tanpa posisi. Teman personal benar-benar memiliki kepedulian terhadap anda, menolong anda dan menikmati berkerjasama dengan anda.


Teman posisional adalah teman disebabkan oleh posisi kekuasaan dan pengaruh yang anda miliki. Dia adalah teman terakhir bagi anda dan menjadi teman baru bagi orang yang menggantikan posisi anda selanjutnya. Teman ini baik untuk urusan bisnis. Pertemanan ini membawa kepada kerjasama yang bermanfaa bagi anda dan teman posisional anda. Tidak ada yang salah dengan semua ini. Anda hanya perlu ingat agar jangan mengacaukan teman posisional dengan teman personal. Teman posisional bukan teman "yang sesungguhnya" dalam pengertian lazimnya kata-kata itu.


Tentunya juga ada teman yang benar-benar palsu, yang ingin memanfaatkan anda dan posisi anda untuk kepentingan mereka sendiri. Berbeda dengan teman posisional yang ingin mempertahankan hubungn baik selama anda menduduki posisi anda, teman-temen palsu hanya berpura-pura, menunggu momen yang tepat untuk memanfaatkan anda dan kemudian pergi.


Bahkan yang lebih buruk, ketika anda meraih kesuksesan, anda akan mendapatkan musuh yang sesungguhnya. Orang lain menginginkan kesuksesan seperti yang sekarang anda raih. Orang lain merasa kalah ketika anda menang. Orang lain tidak ingin bintang anda muncul karena mereka melihat diri mereka sebagai saingan anda. Orang sakit hati ketika orang lain meraih kesuksesan dan mencari cara bagiamana menyerang atau paling tidak mengusik kesuksesan itu. Semakin tinggi posisi anda dalam organisasi atau lapangan pekerjaan, anda akan semakin menjadi target.


Ada beberapa cara sederhana untuk menghadapi musuh-musuh itu. Pertama, jangan tanggapi perilaku mereka secara personal. Orang-orang yang menyerang anda barangkali sedang menghadapi ketidakbahagiaan karena jalan hidupnya mengalami perubahan. Mereka merasa sedih, dan mereka menganggap anda bertanggungjawab atas semua ini. Anda barangkali tidak lebih sebagai simbul bagi mereka, sebuah target yang ada yang bisa dilawan. Serangan itu sesungguhnya tidak diarah kepada diri anda -tetapi mereka. Jangan anda menanggapinya secara personal. Anda harus menghadapinya dengan sabar dan tenang.


Kedua, ketika orang lain memandang anda sebagai musuh, anda tidak perlu memandang mereka sebagai musuh anda, beberapa orang menyerang anda karena mereka menginginkan lebih banyak perhatian, dan melakukan serangan adalah salah satu cara untuk mendapatkannya. Yang lainnya menyerang karena mereka sangat fanatik dengan keyakinan mereka dan merasa gelisah karena anda tidak melihat segala sesuatu seperti cara mereka melihatnya.


Tetaplah berpikiran terbuka, perlakukan mereka yang menyerang anda dengan bersahabat, dengarkan apa yang mereka katakan, dan berikan perhatian anda di mana pun itu lauak diberikan. Anda mungkin bisa mempelajari sesuatu. Lebih lanjut, jika anda tidak memperlakukan mereka sebagai musuh anda, anda mempermudah mereka untuk menjadi teman dan kawan anda.


Terakhir, hargai keluarga dan teman-teman lama anda, orang-orang yang menyertai pekerjaan dan kesedihan anda sebelum anda meraih kesuksesan. Keluarga anda mencintai anda karena keberadaan anda, dan teman-teman lama anda tidak menjadi teman anda karena kekuasaan dan posisi anda. Pada umumnya anda memiliki sesuatu yang menjadikan persahabatan anda sebagai persahabatan sejati.


Jalinlah teman baru, tetapi jangan abaikan teman lama. Teman baru adalah perak, teman lama adalah emas. Ketika anda menjalani hidup, ketika anda meraih kesuksesan, teman-teman lama anda akan lebih berarti bagi anda. Anda juga akan memiliki kesempatan untuk menjalin teman yang sesungguhnya, 'perak' baru yang suatu saat akan menjadi emas.


Bekerja keras,dengan visi dan keterampilan. Jangan anda lari dari kesuksesan. Ketika serangan datang, perlakukan mereka yang menyerang anda dengan kesabaran dan kasih sayang, dan perlakukan musuh sebagai kawan dan teman potensial. Yang paling penting, pastika anda tetap dekat dengan teman-teman anda sesungguhnya.


Jika anda melakukan semua ini, anda akan mendapatkan makna personal tidak peduli berapa banyak teman-teman palsu atau musuh-musuh nyata yang mengetuk pintu anda.


Jika anda meraih kesuksesan, anda akan menemukan teman-teman palsu dan musuh yang sejati. Sekalipun demikian, raihlah kesuksesan.


bersambung......

 
Tetaplah Berbuat Baik
04.24.05 (2:07 am)   [edit]

Tulisan ketiga dari sebelas tulisan.....


Orang yang sinting, sinis dan membosankan, biasanya tidak mau berbuat baik. Sebagai gantinya mereka hanya berusaha memperoleh apa yang bisa mereka peroleh untuk diri mereka sendiri. Mereka menjustifikasikan perilakunya dengan menyatakan bahwa orang lain adalah sama. Orang lain juga berbuat demi kepentingannya sendiri. Mereka melekatkan motif mereka kepada orang lain. Mereka melihat orang lain yang sedang melakukan kebaikan sebagai orang yang hanya berpura-pura berbuat baik, ketika kenyataannya mereka adalaha sangat egois.


Orang-orang yang berbuat berdasarkan motif egoisme tersembunyi pada umumnya menuduh orang lain melakukan hal yang sama. Karenanya, jika anda melakukan kebaikan, apa yang anda lakukan munghkin dicemooh oleh orang sinting, sinis dan membosankan. Itu menyedihkan, tetapi ini lebih berlaku bagi mereka ketimbang anda.


Anda tetap prelu melakukan apa yang benar dan baik. Di sanalah makna dan kepuasan personal bisa ditemukan.


Jika anda berbuat baik, orang-orang akan menuduh anda memiliki motivasi egois tersembunyi. Sekalipun demikian, tetaplah berbuat baik.


Bersambung......

 
Banyak Orang Tidak Logis, Tidak Masuk Akal dan Egois. Sekalipun Demikian, Cintailah Mereka.
04.24.05 (1:47 am)   [edit]

Tulisan kedua dari sebelas tulisan.......


Cinta adalah hadiah terbesar yang bisa kita berikan dan terima. Cinta adalah hadiah yang perlu kita berikan dan terima. Hidup tanpa cinta adalah hidup yang tidak sepenuhnya hidup. Jangan batasi hidup anda dengan membatsai cinta anda.


Adalah sebuah tragedi jika orang memutuskan untuk tidak mencintai orang lain disebabkan mereka berseberangan dengannya, atua mereka terlihat tidak logis atau tidak bisa diterima akal sehat atau egois, dan tidak layak menerima cintanya. Ini adalah tragedi, sebab cinta bukan masalah persetujuan atau kelayakan. Cinta adalah demikian.


Kita semua memiliki kesalahan dan kekurangan. Kita semua pernah mengalami saat-saat di mana kita bersikap buruk, diliputi kelemahan dan godaan. Kita semua pernah melakukan sesuatu yang, setelah itu, kita berharap tidak melakukannya. Kita tidak selalu berperilaku dengan benar, dan kita tidak selalu tepat. Jika persesuaian dan kelayakan benar-benar menjadi prasyarat cinta, maka di dunia ini hanya akan sedikit cinta.


Kadang orang-orang terlihat tidak logis dan tidak bisa diterima akal sehat ketika kenyataannya mereka semata-mata menggunakan logika dan metode penalaran yang berbeda. Mereka mungkin memiliki pandangan dunia yang berbeda, atau pengalaman yang berbeda atau melihat sejumlah fakta yang berbeda dari apa yang kita lihat.


Ada sebuah kisah yang menceritakan sekelompok orang buta yang berdiri di sekeliling seekor gajah. Salah seorang menyentuh tubuhnya dan mengatakan gajah itu seperti pipa air. Yang lainnya menyentuh kakinya dan mengatakan bahwa gajah itu seperti batang pohon. Yang lainnya menempelkan tangannya di bagian sisi gajah dan mengatakan gajah itu seperti dinding. Dan yang lainnya memegang ekornya dan mengatakan gajah itu seperti tali. Dan demikian seterusnya. Semuanya benar, dan semuanya juga salah. Mereka benar tentang bagian-bagian yang mereka sentuh, tetapi salah karena mereka tidak melihat keseluruhannya. Gambaran gajah yang benar baru terwujud jika seluruh bagian-bagian itu disatukan.


Dari kisah diatas, perlu kita perhatikan bahwa beberapa orang yang tidak logis dan tidak diterima akal di dunia ini semata-mata karena mereka meletakkan tangannya pada bagian-bagian gajah yang berbeda dibanding apa apa yang kita lakukan. Dengan kata lain yang lebih sederhana: "Ada tiga jawaban untuk setiap pertanyaan: jawaban anda, jawaban saya dan jawaban yang benar".


Banyak orang yang tidak logis, tidak bisa diterima akal sehat dan egois. Sekalipun demikian, cintailah mereka.


 


Bersambung ......

 
Dunia Yang Gila
04.24.05 (1:35 am)   [edit]

Tulisan pertama dari sebelas tulisan.....


Sangat tepat jika diawali dengan mengakui bahwa dunia ini kacau dan gila. dunia ini benar-benar tidak terlihat layak.


Kita sedang mengotori diri kita sendiri menuju sebuah sudut. Seluruh sistem natural kita mengalami kemunduruan. Pertumbuhan kependudukan kita semakin tinggi sehingga bumi mungkin tidak lagi mampu menampungnya. Kita bertindak seolah sumber-sumber yang kita miliki akan kekal selamanya, ketimbang mengisinya dan membangun suatu masa depan yang kokoh.


Kita mengatakan, masa depan bergantung kepada anak-anak kita, tetapi kita tidak meluangkan waktu untuk mereka. Waktu yang diluangkan orang tua untuk menjalin interaksi yang bermakna dengan anak-anak mereka diukur dengan hitungan menit untuk setiap harinya, sementara waktu yang dihabiskan anak untuk menonton televisi diukur dengan hitungan jam.


Banyak orang brepaling dari nilai-nilai kemanusiaan yang menopang seluruh generasi sebelum kita. Beberapa orang memutuskan bahwa segala sesuatu adalah relatif dan subyektif. Terhadap segala hal itu tidak melekatkan makna apapun,dan kemudian mereka memprotes bahwa kehidupan ini hampa dan tidak bermakna.


Ya, dunia ini gila. Jika dunia terlihat tidak layak bagi anda, anda benar. Dunia ini sesungguhnya tidak layak.


Yang terpenting bukan soal bagaimana kita menghujatnya. Yang terpenting bukan menghilangkan harapan. Namun yang terpenting bahwa: Dunia ini tidak layak, tetapi anda bisa melakukan sesuatu yang layak. Anda bisa menemukan makna personal.


Karena dunia ini gila dan anda tidak, anda akan menemukan makna personal secara paradoksal. Sebuah paradoks adalah sebuah ide yang berlawanan dengan opini umum, sesuatu yang keliatannya berlawanan dengan common sense, namun itulah yang benar.


Petunjuk-petunjuk Paradoksal bukan hal yang tidak wajar atau pesimistik. Jika anda melakukan apa yang benar dan baik, anda akan sering diapresiasikan atas kntribusi anda. Tetapi jika anda bisa mendapatkan makna personal tanpa sanjungan dunia, anda bebas. Anda bebas untuk melakukan apa yang anda pandang benar, apakah orang lain menghargainya atau tidak. Anda bebas untuk menjadi diri anda yang sesungguhnya. Anda bebas untuk menjadi seperti apa yang anda maksudkan. Anda bebas menemukan makna yang tidak diperoleh orang lain. Dan ketika anda menemukan makna itu, anda akan menemukan kebahagiaan yang lebih mendalam dari kebehagiaan yang lebih mendalam dan kebahagiaan yang pernah anda rasakan sebelumnya.


Petunjuk-petunjuk Paradoksal adalah seruan kepada makna –sebuah seruan untuk menemukan makna personal di dunia yang gila. Jika anda bisa menerima Petunjuk-petunjuk Paradoksal, maka anda bebas. Anda terbebas dari kegilaan dunia ini. Petunjuk-petunjuk Paradoksal bisa menjadi deklerasi indenpedensi personal anda. Letakkan didinding anda sebagai pengingat atas kebebasan anda. Untuk sisa hidup anda, anda bisa melakukan apa yang anda yakini benar dan baik karena ia terlihat benar bagi anda.


Petunjuk-petunjuk Pardoksal itu adalah, sebagai berikut:



  1. Banyak orang yang tidak logis, tidak bisa diterima akal sehat dan egois. Sekalipun demikian, cintailah mereka.

  2. Jika anda berbuat baik, orang-orang akan menuduh anda memiliki motivasi egois tersembunyi. Sekalipun demikian, tetaplah berbuat baik.

  3. Jika anda meraih kesuksesan, anda akan menemukan teman-teman palsu dan musuh yang sejati. Sekalipun demikian, raihlah kesuksesan.

  4. Kebaikan yang anda lakukan hari ini akan dilupakan keesokan harinya. Sekalipun demikian, tetap lakukan kebaikan.

  5. Kejujuran dan keterusterangan menjadikan anda menghadapi resiko. Sekalipun demikian, berbuatlah jujur dan berterus terang.

  6. Orang-orang besar dengan gagasan-gagasan cemerlang bisa dikalahkan oleh orang-orang yang kecil dengan pikiran yang kerdil. Sekalipun demikian, berpikirlah tentang hal-hal yang besar.

  7. Orang senang degnan mereka yang lemah tetapi hanya mengikuti mereka yang kuat. Sekalipun demikian, beri dukungan kepada mereka yang lemah.

  8. Apa yang anda bangun selama bertahun-tahun bisa dihancurkan dalam semalam. Sekalipun demikian, tetaplah membangun.

  9. Orang yang benar-benar membutuhkan bantuan anada mungkin mencaci anda jika anda membantunya. Sekalipun demikian, bantulah mereka.

  10. Berikan kepada dunia ini hal terbaik yang anda miliki dan anda akan hancur. Sekalipun demikian, berikan keada dunia hal terbaik yang anda miliki.

Bersambung......

 
Minder
03.31.05 (3:10 am)   [edit]

Minder bukanlah sifat bawaan atau karakter yang terberi sejak lahir, melainkan keadaan dimana seseorang cenderung menarik diri dari pergaulan. Perasaan minder tidak aja terdapat pada anak-anak bahkan remaja juga tidak terlepas dari sifat ini.

Sebagai orangtua diharapkan untuk memampukan anak dalam mengatasi rasa minder ini sehingga anak merasa kompeten, percaya diri, berkembang sesuai dengan potensi yang ada di dalam dirinya dan megurangi masalah yang mungkin timbul sebagai akibat sifat minder.

Seorang anak yang suka minder, tidak terus-terusan merasa rendah diri dalam setiap situasi hidupnya. Ada situasi-situasi tertentu yang dapat membuatnya merasa percaya diri. Biasanya situasi tersebut adalah ketika anak sedang bersama orangtua ataupun anggota keluarga yang ditemuinya setiap hari.

Orangtua sebaiknya mendorong anak untuk berani keluar dan menghadapi dunia luar dengan percaya diri. Mendorong anak tidak sama dengan memaksa, usaha yang tiba-tiba bukanlah mendorong, tetapi memaksa. Perasaan terpaksa akan membuat keadaan bertambah buruk karena anak ditempatkan pada keadaaan yang melebihi batas toleransinya, sehingga anak bisa jadi malah semakin menarik diri.

Kalau orangtua dari awal sudah mengetahui anaknya mempunyai rasa percaya diri yang rendah dan ingin mendorongnya agar mampu mengatasi rasa minder tersebut, maka sebaiknya dari awal itulah usaha orangtua sudah dilakukan. Usaha orangtua sebaiknya merupakan usaha yang bertahap, hari demi hari sampai akhirnya bertahun-tahun kemudian menampakkan hasilnya, seperti kata pepatah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

 
Berani Menghadapi Kegagalan
02.02.05 (3:31 am)   [edit]

Bersiap-siaplah. Saat ini adalah saat yang paling baik bagi anda untuk memulai tindakan-tindakan yang positif. Anda selalu berlatih dan anda punya kepercayaan diri dalam mempersiapkan tindakan anda. Jangan biarkan diri anda dikalahkan oleh keraguan. Anda menyadari bahwa saatnya akan datang dimana anda harus bertindak. Jika anda ragu terlalu lama, keraguan tersebut akan selalu menyelimuti dan berubah menjadi ketakutan. Ya, anda bisa tersandung. Ya, anda bisa ditolak. Ya, anda mungkin gagal. Inilah hidup. Para penakluk kehidupan setuju bahwa dalam berusaha mereka mungkin harus menyesuaikan dirinya, bahkan memulainya kembali berkali-kali. Perbedaan antara orang sukses dengan yang lainnya bukan pada apakah anda membuat kesalahan atau bahkan gagal untuk sementara waktu, tetapi perbedaanya pada bagaimana respon anda..


Kebanyakan orang mencari jaminan sebelum mengambil tindakan. Namun, dalam usaha pencarian jaminan tersebut, mereka sering menerima peringatan yang dapat dengan mudah digunakan sebagai alasan untuk tidak bertindak. Waspadalah, karena mereka yang paling mencintai andalah yang mungkin memperingatkan anda paling keras agar tidak mengambil resiko.

 
Sikap Positif Dalam Menghadapi Masalah
01.30.05 (3:24 am)   [edit]

Seorang pemuda yang dibebani masalah dan tampaknya tak teratasi datang kepada seorang yang bijak untuk meminta nasehat. "Oh kamu dapat masalah, Selamat ya". Kata orang bijak tersebut.

"Kok selamat?" tanya pemuda tersebut dengan raut muka yang terkejut. "Rasanya lebih pas kalau diberikan simpati. "Karena dari masalah ini akan datang sesuatu yang besar dalam kehidupanmu", jawab orang bijak itu dengan riang.

Orang yang berjiwa besar akan menyambut dengan antusias terhadap permasalahan yang datang kepadanya, bukan dengan sikap mental negatif. Ketika ada yang menanyakan bagaimana pendapatnya tentang masalah yang datang padanya. Maka jawabnya adalah, "Saya malah bersyukur atas segala masalah saya. Dengan teratasinya setiap masalah itu, saya menjadi lebih kuat dan lebih mampu menghadapi masalah-masalah selanjutnya. Saya bisa tumbuh karena kesulitan-kesulitan saya. Itulah hasil dari sikap mental positif.

Janganlah melawan masalah. Dan janganlah pernah mengeluh kalau ada masalah menimpa Anda. Mulailah banyak bertanya. Karena masalha itu penuh dengan pengetahuan bagi Anda. Malah masalah merupakan salah satu metode yang hebat untuk mengajari Anda, untuk membantu Anda berkembang.

Kalau timbul kesulitan, kecenderungan alami kita adalah panik atau marah, bahkan penuh kebencian. Reaksi seperti itu dikondisikan secara emosional dan kalau perbuatan seseorang ditentukan dalam kondisi pikiran seperti itu, kemungkinan besar ia akan berbuat secara tidak rasional.

Seringkali kecendrungan kita adalah merasa rendah diri dan tidak memadai kalau menghadapi masalah. Dalam benak kita cenderung membesar-besarkan masalah. Masalah itu menakutkan, bukannya karena pikiran kita yang takut telah menanamkan kesulitan padanya yang pada pada dasarnya tidak ada.

Kita harus mendisiplinkan diri agar tenang dalam berpikir. Kita harus mendinginkannya. Karena pikiran tidak dapat berpikir kalau sedang panas; hanya kalau sedang dinginlah pikiran akan menghasilkan konseb-konseb faktual rasional yang akanmembawa solusi-solusi. Jadi, janganlah biarkan diri Anda emosi. Berpikirlah !

Cara mengatasi masalah:
1. Mintalah bimbingan Allah. Mintalah bantuan untuk menemukan pemecahan yang tepat. Ingatlah firman Allah dalam surat Al-Mu'min ayat 60. "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan".

2. Sediakan waktu untuk berfikir guna mencari pemecahan masalah Anda. Ingatlah bahwa sesudah masal lapar akan ada masa kenyang, setelah rasa dahaga akan ada rasa segar, setelah sakit akna ada masa sehat,dibalik sial ada rahmat. Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan.

3. Uraikan masalah Anda. Analisalah dan berilah definisi.
Suatu prosedur yang penting diikuti adalah memanggal masalah; mengurangi ukurannya. Buanglah perasaan takut-panik-tidak memadai dan mulailah berfikir dengan nalar yang objektif. Luruskanlah masalah.

4. Teruslah berusaha untuk mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan sampai akhirnya Anda menemukan setidak-tidaknya satu jawaban yang tepat.

 
Prioritas
01.15.05 (10:07 pm)   [edit]

Sebuah persamaan umum diantara orang-orang yang berhasil adalah bahwa mereka terfokus pada pencapaian sasaran-sasaran yang perlu ditangani segera. Pisahkan antara yang penting dan mendesak dan sisihkan waktu anda untuk keduanya. Rincilah tugas-tugas besar menjadi serangkaian tugas-tugas kecil dan mulailah bertindak. Disaat saat awal, jangan terlalu memikirkan bagaimana anda bisa mencapai tujuan-tujuan anda. Dengan komitmen, latihan dan kesabaran, cara-cara tersebut akan datang dengan sendirinya. Jawaban akan tampak saat fakta-fakta telah dikumpulkan. Tujuan anda akan berubah menjadi serangkaian sasaran-sasaran yang berorientasi tindakan, yang akan menjadi daftar hal-hal yang perlu dikerjakan.

Sekarang buatlah prioritas. Jika anda tidak membuat prioritas kegiatan harian anda, maka seluruh kegiatan anda akan mempunyai derajat kepentingan yang sama. Apakah sesuatu telah dikerjakan atau belum jadi bukan masalah lagi bagi anda. Anda ingin kegiatan-kegiatan anda menjadi penting dan mempunyai tujuan yang terdefinisikan dengan jelas. Tulislah daftar kegiatan-kegiatan yang harus anda kerjakan setiap hari (to-do list). Prioritaskan hal tersebut. Kerjakan minimal satu dari tujuan-tujuan harian anda.. Disetiap akhir hari, anda akan bisa rileks dan bersenang-senang atas prestasi anda.

 
Belajar
01.12.05 (11:26 pm)   [edit]

Anda bertanggung jawab atas pendidikan anda. Ketika anda ingin belajar hal baru, pergilah ke perpustakaan. Kunjungi toko buku dan belilah buku-buku serta majalah. Jelajahlah internet. Bergabunglah dengan sebuah klub atau perkumpulan. Temui para ahli di bidangnya. Bertanya dan bertanyalah. Ambil kursus dan bertanyalah pada guru anda. Jangan hanya duduk saja. Jadikan kursus tersebut kursus privat anda. Pada saat memulai pelatihan baru atau memasuki saat-saat sulit dalam studi, mungkin akan muncul momen-momen yang membuat anda tidak senang atau memalukan. Jangan takut atau berpikir bahwa anda kurang cakap untuk berhasil. Setiap orang pernah mengalami saat-saat seperti itu dalam belajar. Berusahalah memahami dasar-dasarnya. Dan setelah itu, jangan dilupakan.


Hauslah akan ilmu, karena ilmu adalah kekuatan. Anda tidak harus belajar di universitas terkenal, atau membebani diri anda dengan biaya kuliah yang menggunung. Anda bisa mempelajari apapun yang ingin anda pelajari. Itulah hadiah yang anda berikan pada diri anda. Ilmu bisa dibawa kemana-mana. Anda bisa membawanya kemana saja. Mereka yang berilmu akan mengalahkan mereka yang kuat.

 
Berkerja Dengan Sungguh-Sungguh
01.10.05 (9:25 pm)   [edit]
Pekerjaan selalu berkembang untuk mengisi waktu yang tersedia. Banyak pekerja yang bekerja hanya untuk sekedar memenuhi standar. Ada yang bekerja hanya sekedar agar tidak di pecat. Beberapa orang bekerja sesedikit mungkin. Tidak ada seorangpun yang menyukai pekerja yang selalu mengeluh dan menyelinap pergi saat yang lain bekerja keras. Orang-orang sejenis ini membukakan jendela kesempatan kepada anda.

Jangan segan untuk dibebani pekerjaan lebih banyak guna memenangkan kompetisi. Bahkan mungkin sebenarnya anda tidak harus menambah waktu kerja anda. Sebaliknya, jika anda benar-benar bekerja sepanjang jam kerja anda, anda mungkin akan memenangkan persaingan. Jagalah waktu kerja anda; jangan dibuang-buang.

Namun demikian, jangan terlena dengan kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan target anda. Ikuti daftar tugas anda. Jalani dan hargai hari-hari anda sebagai hari- hari yang penting.
 
Tujuan
01.08.05 (10:24 pm)   [edit]
Jika anda tidak membentuk hidup anda, maka keadaan yang akan membentuknya. Anda harus bekerja, berkorban, berinvestasi dan tekun untuk mendapatkan hasil-hasil yang anda inginkan. Pilihlah dengan hati-hati hasil yang anda inginkan. Anda tidak bisa memulai rencana anda sampai anda tahu kemana anda ingin pergi.

Anda adalah pencipta bentuk anda sendiri. Sudahkah orang lain melakukan sesuatu yang ingin anda lakukan? Pelajari mereka dan kerjakan apa yang telah mereka kerjakan. Mulai dari mana saja, kapan saja dan tekunlah melakukannya. Jangan khawatirkan pikiran orang lain tentang apa yang bisa dan tidak bisa anda lakukan. Percayalah pada diri anda sendiri dan kemampuan anda. Hadapi situasi yang ada dengan kepercayaan diri. Hidup adalah milik anda untuk anda jalani; hari demi hari, tahap demi tahap.

Tulislah tujuan-tujuan anda. Hanya tiga persen orang yang menuliskan tujuan-tujuannya dan hanya satu persen yang mengkaji ulang tujuan-tujuan tertulis tersebut setiap hari. Beradalah diantara kelompok elit yang berjumlah satu persen tersebut. Visualisasikan pencapaian tujuan-tujuan anda sesering mungkin. Tujuan adalah mimpi yang dilengkapi dengan tanggal. Anda hanya akan menjadi sebesar dan sebahagia tujuan yang anda pilih.
 
Menjadi Dewasa
06.12.04 (12:46 am)   [edit]
Bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri berarti semakin mampu bertanggung jawab atas diri sendiri dan menolak pendiktean atau pemaksaan kehendak dari apapun yang berasal dari luar diri.

Bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri berarti semakin mampu menyatakan, mengaktualisasikan, mengeluarkan potensi-potensi yang dipercayakan Sang Pencipta.

Bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri berarti semakin menjadi diri sendiri dan menjauhkan kecenderungan suka meniru dan sekedar ikut-ikutan (seperti balita yang sedang belajar meniru segala hal yang dilihatnya dari orang lain).

Bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri berarti semakin berdaya, semakin merdeka dan berdaulat, semakin (lebih) manusiawi.

Bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri berarti semakin mengenal diri, semakin jujur dengan diri sendiri, semakin otentik, dan menjadi semakin unik tak terbandingkan - sehingga dapat berkata seperti Ahmad Wahid bahwa "aku" bukan "si..." karena masih dalam "proses", masih "sedang Menjadi".
 
Dari Hati yang Sekepalan Itu
06.11.04 (12:32 am)   [edit]
Kebencian itu sebenarnya tak berada di mana-mana. Ia hanya menyelimuti hati yang sekepalan itu saja. Tetapi, dari yang sekepalan itu, kebencian bisa meluluhlantakkan seisi kota; meratakan sepenjuru negara; bahkan mengubah wajah dunia jadi ladang ketakutan tak terperi. Padahal ia hanya bermula dari yang sekepalan. Padahal ia tak lebih dari yang segenggaman tangan. Ia hanya bersemayam di hati. Ia hanya menggelapi hati ini.

Seandainya kita tahu di mana hati itu berada. Sehingga bisa kita comot dan bersihkan sebagaimana kita raupi muka dengan air segar agar tampak berseri-seri; sebagaimana kita gosok dan licinkan pakaian agar tampak indah di pandangan.

Sayang kita hanya bisa tunjuk hati ada di dalam dada; karena rasa sesak dan geram itu ada di sana. Seandainya bisa kita jaga hati yang sekepalan ini dari bayangan gelap itu, mungkin akan kita wariskan alam raya nan damai bagi saksi-saksi kehidupan.
 
Proses Menjadi Diri sendiri
06.10.04 (11:16 pm)   [edit]
Menjadi diri sendiri harus dijadikan tujuan tertinggi dalam hidup pribadi seorang anak manusia. Ia harus menetapkan tujuan tersebut berdasarkan kemauan yang kuat, yakni untuk "setia sampai mati" berjuang menjadikan dirinya itu "dirinya", yang unik, jujur, otentik, dan tak terbandingkan dengan siapapun dan apa pun yang bukan dirinya.

Menjadi diri sendiri tidak mungkin dilakukakan denga meniru orang lain. Menjadi diri sendiri itu berarti pembelajaran atau pendidikan (sekali lagi [i]e-ducare[/i], menggiring keluar "diri" Anda sendiri, [i]learning to be[/i]).


Dari: [i]Mutiara Pembelajar[/i], [b]Andrias Harefa[/b].
 
Antusias
06.06.04 (10:23 pm)   [edit]
Sebagian besar penulis buku motivasi, menyatakan kepada Kita, bahwa kita harus memiliki antusiasme kalau kita ingin sukses.

Apakah antusiasme itu, dan bagaimana cara kita memilikinya? Kata antusiasme itu sendiri berasal dari bahasa Yunani kuno yang berarti "di ilhami oleh Tuhan". Webster mendefinisikan antusiasme dengan "Kegairahan yang kuat terhadap salah satu sebab atau subjek; semangat atau minat yang berapi-api; kegairahan".

Mengenai antusiasme ini Emerson mengatakan. "Setiap gerakan besar yang kuat dalam sejarah dunia adalah kemenangan antusiasme. Tidak ada sesuatu yang besar yang pernah dicapai tanpa antusiasme".

Antusiasme mulai dengan kepastian tujuan kita sendiri. Tujuan-tujuan kita harus melekat sedemikian kuat sehingga tujuan-tujuan tersebut merupakan bagian dar ijiwa anda. Tanpa memiliki keyakinan, tidak mungkin kita menjual secara antusiastik gagasan-gagasan kita, produk-produk kita, atau pelayanan-pelayanan kita kepada orang lain. "Antusiasme dalam diri" adalah kepercayaan anda pada diri anda sendiri dan pada apa yang dilakukan.

Untuk menjadi antusiastik kita harus bertindak antisiastik. Apabil akita bertindak antusiastik, emosi kita akan mengikutinya dan tidak lama kemudian kita akan merasa antusiastik.

W. Clement Stone menunjukkan bahwa ada perbedaan antara memiliki antusiastik dan menjadi antusiastik. Antusiasme adalah sikap mental positif, suatu kekuatan emosi yang kuat dari dalam diri manusia, sesuatu kekuatan yang mendorong kreasi atau ekspresi. Antusiasme selalu mengandung sasaran atau sebab yang dikejar dengan sungguh-sungguh.

Menjadi antusiastik merupakan akibat dorongan ekspresi eksternal dari tindakan. Bila kita bertindak secara antusiastik, kita menekankan kekuatan sugesti dan otosugesti. Dengan demikian, penjual atau manajer pemasaran, pengacara, guru atau eksekutif tang bertindak secara antusiastik dengan berbicara secara antusiastik akan mengembangkan antisiasme yang murni.

Ada resep sederhana untuk mengembangkan antisiasme, yaitu :
1. Bergaulah dengan orang lain yang antusiastik dan optimistik.
2. Kuasailah dan terapkan prinsib-prinsib untuk mencapai sukses dalam hidup sehari-hari.
3. Berpeganglah pada sikap mental positif. Apabila kita merasa positif tentang apa yang kita lakukan, orang lain akan merasakan antusiasme kita.
4. Berkerjalah untuk meraih sukses finansial. Dengan ini akan timbul antusiasme.
5. Peliharalah kesehatan, sebab bila sakit akan sulit untuk menjadi antisiastik.

Semoga berguna....
 
Belajar Melupakan
05.15.04 (9:37 am)   [edit]
Banyak pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kesalahan-kesalahan, kegagalan-kegagalan dan pengalaman-pengalaman kita di masa lalu. Oleh karena itu penting sekali bagi kita memilah-milah ingatan kita.

Sedikit sekali orang yang punya kecakapan untuk melupakan hal-hal yang tidak menyenangkan dalam hidupnya atau mengingat yang baik-baik saja, yang menyenangkan dan bermanfaat.

Keceriaan dalam seluruh aspek kehidupan menuntun kita melupakan kesalahan-kesalahan, kecerobohan-kecerobohan dan kepedihan-kepedihan di masa lampau. Setiap hari kita menghabiskan masa lalu dengan memikirkan hal-hal yang menyedihkan sehingga membuat kita memandang hari esok penuh kecemasan dan bertanya-tanya tentang pengalaman sedih apalagi yang akan datang kepada kita.

Tidak ada istilah terlambat untuk mulai mempersiapkan memori kita untuk hal-hal yang tidak menyenangkan sekaligus menyingkirkan hal-hal yang membuat perasaan kita tidak nyaman.

anak muda sangat sensitif terhadap kekeliruan-kekeliruan. mereka tumbuh dengan rasa malu dan hina setiap kali mereka mengingat kesalahan-kesalahan mereka dimasa lalu.

Peristiwa memalukan adalah hal-hal yang banyak terjadi dalam kehidupan setiap orang. kita percaya bahwa siapa saja yang pernah mengalami saat-saat yang mengerikan tentu masih mengingat dan menertawai kecerobohannya itu. Namun kenyataannya, kita harus melupakan hal-hal tersebut dan memang begitulah seharusnya sikap yang diambil oleh siapa saja yang mengalaminya.

Hakekat kehidupan ini cukup sulit untuk dipahami bila kita membuang masa lalu yang menghantui. Bila kita harus mengingat masa lalu, ingat-ingatlah hal-hal yang baik, hari-hari yang bahagia, kebehasilan dan kegembiraan, lalu lupakanlah kesedihan.
 
Memaknai Kembali Arti Kegagalan
05.11.04 (7:04 am)   [edit]
Tiada kehidupan tanpa kesalahan, kekalahan dan kegagalan. Kegagalan yang dialami seseorang akan membawa pelajaran yang positif atau negatif pada dirinya. Bagi seseorang yang mempunyai sikap mental positif, kegagalan dapat dianggap sebagia suatu karunia terselubung karena membuat seseorang yang mengalaminya menjadi lebih tabah, lebih arif dan rendah hati. Lain halnya jika kegagalan disikapi dengan perasaan negatif maka yang akan dihasilkan hanyalah keletihan mental, kecemasan batin, kegelisahan pikiran sampai stress hidup.

Banyak cerita yang kita dengar menceritakan tentang kesuksesan. Bagaimana cara sukses dan mencapainya. Kadang kita seringnya memandang rendah orang yang gagal. Memandang dengan sebelah mata orang yang "[i]terpuruk[/i]". Menganggap kegagalan sebagi suatu pantangan. Mengukur orang menurut "[i]prestasi[/i]". Menilai tinggi "[i]kesuksesan[/i]" tetapi menilai sedikit atau bahkan tidak sama sekali terhadap "[i]kegagalan[/i]". Padahal kebanyakan orang-orang yang sukses saat ini, mereka belajar dari kegagalan dimasa lalunya.
 
Jalan daun-daun jatuh
04.27.04 (1:14 am)   [edit]
Hitam pekat malam
Penglihatanku, kupandangkan
Panjangnya jalan dihadapanku

daun…..
itu daun
yang jatuh…..

Angin berwarna dingin
Menggoda-goda kulit wajahku
Tertawa dia
Ditarik-tariknya rambutku

jatuh
satu-satu……

Gelap cahaya
Mengasingkan diriku
Janganlah kau balut pundak dan punggungku

Pakaikan aku sepatu
Aku……
Aku harus pergi ke jalan di depanku
Kau mau mengantarkanku……?

Ku bawa diri
Yang dibalut
daun
daun
daun
jatuh…..
Diri saya beku
Aku kedinginan


BY: YENI
 
Name :
Web URL :
Message :
Web Counter
Free Counter